Kisah Revolusi Video Game #86: Cooking Mama (2006), Game Cooking Simulation Nintendo DS yang Stylus

14 September 2026

Dalam sejarah dunia game, tak terhitung banyaknya upaya untuk memaksakan kehadiran sebuah maskot. Sejumlah pengembang telah menciptakan karakter utama mereka sendiri dengan harapan karakter tersebut akan meraih popularitas luas di kalangan pemain game, namun pada akhirnya game itu gagal memicu antusiasme yang diperlukan untuk mengubah karakter tersebut menjadi sebuah ikon. Hal inilah yang membuat contoh-contoh sukses yang tak terduga dari fenomena semacam itu menjadi begitu istimewa dan mencolok.

Ambil contoh Cooking Mama. Saat pertama kali hadir dua puluh tahun yang lalu, Cooking Mama hanyalah tambahan kecil namun menyenangkan bagi pustaka game Nintendo DS, yang kemudian menjelma menjadi kesuksesan luar biasa bagi penerbit maupun pengembangnya. Sejak saat itu, Cooking Mama telah menjadi bintang utama dalam belasan judul game, merambah berbagai platform, serta tampil sebagai kameo dalam berbagai hal—mulai dari Super Smash Bros. hingga iklan Apple Arcade. Bahkan setelah dua dekade berlalu, saya masih merasa takjub melihat betapa besarnya kesuksesan yang diraih oleh Cooking Mama.


Cooking Mama Menjadi Sukses Besar yang Tak Terduga pada Tahun 2006

Diluncurkan di Amerika Utara pada 12 September 2006, Cooking Mama adalah game simulasi memasak bergaya imut yang dikembangkan oleh Office Create. Game yang dirilis untuk Nintendo DS ini menugaskan pemain untuk mengikuti instruksi dari "Mama," seorang koki ramah di dapur mungil. Aspek permainannya sebagian besar berpusat pada serangkaian mini-game yang memanfaatkan antarmuka layar sentuh DS untuk aktivitas memasak, seperti memotong sayuran, membalik masakan di wajan, dan menata hidangan di piring. Mengingat kesuksesan Nintendo sebelumnya dengan kompilasi mini-game seperti seri WarioWare, Cooking Mama hadir dengan fondasi yang sudah mapan, namun sekaligus menemukan cara cerdas agar setiap mini-game memiliki peran penting. Hidangan akhir baru akan rampung setelah pemain menyelesaikan setiap mini-game, di mana rata-rata performa keseluruhan akan menentukan kualitas akhir hidangan tersebut. Sepanjang permainan, sosok Mama selalu hadir memberikan senyuman dan dukungan, serta sesekali meluapkan kemarahan jenaka jika pemain merusak masakannya.

Saat pertama kali dirilis, game ini mendapat ulasan yang cukup positif; sebagian besar kritikus menganggapnya sebagai hiburan ringan yang menyenangkan dan terbantu oleh harga jual yang terjangkau. Meskipun rata-rata ulasannya tergolong baik, tidak ada alasan kuat yang membuat para kritikus secara khusus mendukung judul ini. Dalam situasi normal, hal ini mungkin akan menjadi akhir perjalanan bagi franchise tersebut—sekadar kesuksesan kecil dalam gambaran besarnya. Namun, hal yang mungkin tidak diduga oleh Nintendo dan Office Create adalah respons luar biasa yang diterima game ini dari kalangan pemain game. Para pemain kasual, khususnya, sangat menyukai game ini, menjadikan kumpulan mini-game tersebut sebagai kesuksesan besar bagi kedua perusahaan. Dalam waktu satu tahun, game ini telah terjual lebih dari 1,5 juta kopi secara global. Angka penjualannya menembus lebih dari empat juta kopi di Amerika Utara saja pada tahun 2009, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu game paling ikonik untuk konsol DS. Selebritas seperti Miley Cyrus menyatakan kecintaan mereka terhadap game ini, yang semakin memperkuat status Cooking Mama sebagai maskot game tak terduga di dekade tersebut. Terlepas dari—atau mungkin justru karena—karakternya yang sangat berbeda dari sosok-sosok yang biasanya sukses di dunia game, Cooking Mama menjadi salah satu bintang gim terbesar di era itu.


Cooking Mama Telah Menjadi Lebih dari Sekadar Seri Game Nintendo Biasa

Cooking Mama adalah salah satu contoh terbaik dalam ingatan baru-baru ini mengenai betapa cepatnya industri game dapat mengubah sebuah karakter menjadi maskot. Kesuksesan Cooking Mama dengan cepat menjadikan karakter tersebut sebagai wajah dari Office Create—bahkan hingga titik di mana pengembangnya mengubah nama perusahaan menjadi Cooking Mama Limited dan mengalihkan fokus untuk menciptakan lebih banyak game dalam seri tersebut. Antara tahun 2007 dan 2013, seri ini mendapatkan empat judul utama tambahan, yang masing-masing menghadirkan mini-game dan resep baru di dapur virtualnya. Mama juga menjadi tokoh utama dalam beberapa game spin-off, seperti Gardening Mama, Crafting Mama, Babysitting Mama, dan Camping Mama, yang semuanya menawarkan variasi baru dari konsep dasar yang sama.

Bahkan ketika seri ini sempat mengalami masa vakum setelah perilisan Cooking Mama 5: Bon Appetit! pada tahun 2013, seri ini kembali hidup saat game orisinalnya di-porting ke platform seluler seperti iOS dan Android dengan judul Cooking Mama: Let’s Cook! pada tahun 2015. Karakter ini bahkan mendapatkan sedikit pengakuan dan rasa hormat dari para pemain ketika pengembang game tersebut meminta "Mama" untuk mengirimkan siaran pers resmi yang mengkritik judul serupa dari Activision, Science Papa, serta menanggapi protes dari PETA. Dengan total 13 judul game, seri ini telah terjual lebih dari 20 juta kopi di seluruh dunia, menjadikan Mama salah satu kisah sukses paling tak terduga dalam dunia game abad ke-21.

Meskipun pamor seri ini sedikit meredup dalam beberapa tahun terakhir, sosok Mama tetap menjadi karakter yang tak terlupakan dan ikonik dalam dunia game modern. Mengingat kesederhanaan game-gamenya serta karakteristik tokoh yang biasanya populer di kalangan pemain, cukup mengejutkan melihat Mama mampu mempertahankan popularitasnya yang begitu besar. Namun, mungkin perpaduan antara sikapnya yang manis, sisi kepribadian yang agak ketus, dan keceriaan yang hangat itulah kunci kesuksesannya. Di industri di mana pemain kasual mungkin merasa enggan dengan sosok tentara yang kasar, ayah yang sedang berduka, atau prajurit berpakaian minim, kehadiran seorang wanita ramah yang ingin membantu Anda memasak justru bisa jadi merupakan hal yang memang dibutuhkan oleh para pemain.

Sumber: comicbook

Comments

Popular