Peringkat Seri Game Metro Terbaik

9 April 2026

Seri Metro karya Dmitry Glukhovsky berlatar di dunia Rusia pasca-nuklir yang gelap dan apokaliptik, menceritakan kisah Artyom yang berubah dari sekadar penghuni terowongan di stasiunnya menjadi seorang Ranger yang tangguh. Sepanjang seri ini, pemain dapat mengharapkan perpaduan aksi FPS yang intens dengan elemen bertahan hidup dan horor psikologis. Game-game ini dikenal sangat imersif dalam genre FPS, menggabungkan stealth dan strategi dengan momen-momen menegangkan dan pertempuran melawan mutan supernatural.

Bagi penggemar novel aslinya atau game first-person shooter realistis pada umumnya, seri ini pasti akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan, bersama dengan cerita yang menarik dan berbagai tema yang mencakup filsafat, agama, politik, dan banyak lagi. Sebagian besar game dapat dinikmati oleh pemain kasual maupun hardcore, yang telah menjadikan seri ini memiliki pengikut setia selama satu dekade sejak kemunculannya.

4. Metro Awakening (2024)


Metro Awakening adalah entri terbaru dalam seri ini, dan unik karena merupakan satu-satunya game dalam seri ini yang membutuhkan VR. Selain menjadi pencapaian teknologi yang luar biasa, game ini juga berhasil mereplikasi lingkungan, makhluk, dan atmosfer dari game aslinya dengan sangat baik. Ceritanya sendiri merupakan prekuel dari Metro 2033 dan ditulis oleh penulis asli seri ini, Dimitry Glukhovsky. Namun, tidak seperti game lainnya, game ini tidak mengikuti perjalanan Artyom, melainkan mengikuti seorang dokter stasiun bernama Serdar.

Selain menjadi pengalaman VR yang luar biasa, dan bisa dibilang game VR paling canggih sejak Half Life: Alyx, game ini juga memperluas dunia game secara bermakna, mengeksplorasi lebih banyak tema okultisme dan supranatural yang lazim dalam novel aslinya. Satu-satunya kekurangan Metro Awakening adalah keterbatasan yang dihadapinya akibat teknologi VR itu sendiri. Meskipun demikian, game ini tetap mendorong batasan dan merupakan entri yang layak dalam seri ini.

3. Metro Last Light (2013)


Metro Last Light adalah sekuel dari Metro 2033 asli, dan meningkatkan kualitasnya dalam banyak hal. Bagi sebagian pemain, game ini bahkan dianggap sebagai game terbaik dalam seri ini, tetapi sebagai judul yang berdiri sendiri, game ini mungkin tidak akan banyak dipahami oleh pemain pemula. Berlatar antara peristiwa Metro 2033 dan Metro Exodus, cerita mengikuti Artyom sebagai karakter yang lebih dewasa dan mapan serta anggota SPARTA Rangers.

Metro Last Light memiliki banyak momen yang berkesan dan desain game yang lebih intuitif daripada hampir semua judul lain dalam seri ini. Sebagian besar cerita dihabiskan di permukaan daripada di terowongan, sehingga game ini memiliki tema yang lebih berorientasi pada aksi daripada elemen survival horor psikologis yang ada di judul lain. Metro Last Light adalah jembatan yang bagus antara gameplay stealth yang lebih terbatas dari Metro 2033 dan eksplorasi permukaan yang lebih banyak ditampilkan di Metro Exodus.

2. Metro Exodus (2019)


Beralih ke format dunia terbuka, Metro Exodus mengambil risiko besar dengan memperluas jangkauan di luar lingkungan yang terbatas dan fokus naratif yang berat dari game aslinya. Namun, game ini berhasil dikembangkan dengan sangat baik dan mampu mempertahankan atmosfer game aslinya sambil menambahkan elemen, karakter, dan mekanisme baru yang semuanya meningkatkan pengalaman bermain. Tempo permainan memang agak melambat di babak kedua, tetapi selain itu, game ini menghasilkan beberapa momen paling berkesan dalam seluruh seri.

Dengan Artyom yang memegang peran kepemimpinan senior pada saat Metro Exodus, game ini bisa dibilang game terbaik dalam seri ini dalam hal pengembangan karakter dan hubungan Artyom dengan mereka. Lingkungan yang beragam membuat gameplay tetap dinamis, karena pemain dapat menggunakan mobil, perahu, dan bahkan tali luncur untuk menjelajahi peta. Metro Exodus masih mempertahankan banyak elemen survival yang ada di game lain, seperti kebutuhan akan filter masker gas dan pengisian daya lampu listrik Artyom yang terbatas.

1. Metro 2033 (2010)


Berdasarkan novel asli karya Dmitry Glukhovsky, Metro 2033 adalah judul yang mendefinisikan seri ini, yang menceritakan kisah perkembangan Artyom dari sekadar penghuni terowongan di VDNKh menjadi seorang penjelajah yang tangguh dalam pertempuran. Game ini juga memperkenalkan faksi-faksi kunci, budaya, dan makhluk-makhluk yang tetap hadir di sebagian besar seri selanjutnya. Mengingat game ini awalnya dirilis lebih dari satu dekade lalu, dan versi Redux hanya mengubah visualnya, gameplay-nya tetap sangat bagus dan merupakan salah satu game stealth shooter terbaik yang ada.

Selain memiliki banyak momen terbaik, karakter, dan mungkin alur cerita terbaik dari seri ini, Metro 2033 juga dengan sempurna menggambarkan keputusasaan orang-orang yang hidup di dunia game. Senjata dan perlengkapan tidak secanggih di game-game selanjutnya, yang dapat menyebabkan situasi yang sangat tegang dengan hasil yang tidak pasti. Ada juga kemungkinan untuk memiliki beberapa akhir cerita yang berbeda, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit. Masih banyak yang bisa ditemukan, dan itu berlaku untuk pemain baru maupun pemain lama.

Sumber: gamerant

Comments

Popular