Top 20 Musik Video JKT48 Paling Sering Ditonton
12 Februari 2026
Sejak hadir pada tahun 2011 sampai sekarang, JKT48 telah merilis Musik Video baik dari Promo, Senbatsu, Undergirls, hingga Special Performance. Dari Heavy Rotation sampai Andai Aku Bukan Idola menunjukkan JKT48 berkembang meski mereka hanya merilis single Senbatsu setahun sekali, tetapi tetap saja ada video khusus kolaborasi dengan artis lain baru-baru ini menunjukkan bahwa JKT48 tetap eksis di Musik Indonesia. Berikut adalah Top 20 Musik Video JKT48 Paling Sering Ditonton.
20. Musim Panas Sounds Good (3.4 Juta) - 2013 Senbatsu
Lagu yang dirilis menjelang akhir tahun 2013, Musim Panas Sounds Good untuk videoklip mengambil lokasi di 2 tempat yaitu di Bali dan Malaysia. Dari 16 member senbatsu terjadi kejadian yaitu Yona memotong rambutnya di tengah syuting sehingga digantikan Noella yang mengisi suara tetapi syuting di Malaysia. Meskipun begitu Yona tetap muncul di Video dengan lokasi hanya di Bali. Lagu Musim Panas Sounds Good menutup tahun JKT48 di 2013 dengan baik dengan Noella dan Hanna masuk Senbatsu untuk pertama kalinya.
19. Cara Ceroboh Untuk Mencinta (3.5 Juta) - 2021 Senbatsu
Lagu Cara Ceroboh Untuk Mencinta dirilis pada bulan Maret 2021 pasca restrukturasi member di tengah wabah Corona yang melanda Indonesia. Dengan melibatkan 33 member JKT48 yang tersisa sebelum memasuki New Era. Lagu Cara Ceroboh Untuk Mencinta dirilis bersejarah di Gedung Bank Mandiri dengan melibatkan Gen 1 sampai 9 minus member Generasi 2 yang habis pada bulan Februari 2021.
18. Dialog Dengan Kenari (3.8 Juta) - 2022 SPV
Lagu yang dirilis ulang dengan versi New Era setelah sebelumnya ditampilkan di sebuah stasiun televisi Indonesia NET. lewat serial TV iClub48. Shani menjadi centernya sedangkan Jessi dan Muthe menjadi wajah baru JKT48 lewat videoklip Special Performance Video teater JKT48. Videoklip Lagu Dialog Dengan Kenari menjadi penampilan terakhir Cinhap & Celine sebelum mengumumkan lulus dari JKT48.
17. Hanya Lihat Kedepan (3.9 Juta) - 2016 Senbatsu
Lagu yang berisi para member pilihan Sousenkyo tahun 2016 dimana Shania Gracia untuk pertama kalinya masuk senbatsu sekaligus Videoklip pertamanya bersama Dena dari Gen 2 dan senbatsu pertama Uty. Ve menjadi pemenang Sousenkyo untuk kedua kalinya setelah menang tahun lalu lewat Refrain Penuh Harapan dan Ghaida yang berada di peringkat 2 tampil dominan di videoklip lagu ini.
16. Eureka Milik Kita (4.3 Juta) - 2022 SPV
Lagu dimana Zee menjadi center dengan memegang gitar sedangkan yang lainnya dimainkan oleh musisi profesional seperti Echa Soemantri dengan Drum yang merupakan suami dari mantan member JKT48 Jeje. Eureka Milik Kita merupakan lagu yang masuk Special Performance Video ketika Zee baru selesai syuting film Kalian Pantas Mati dengan aransemen ala band rock dimana itu merupakan masa dimana Zee sedang produktifnya di tahun 2022.
15. Musim yang Selanjutnya (4.5 Juta) - 2019 Undergirls
Lagu Musim yang Selanjutnya menjadi lagu terbaik Undergirls JKT48 sampai saat ini. Dirilis di tahun 2019 dengan High Tension, Musim yang Selanjutnya menjadi lagu yang paling banyak diputar dimana untuk pertama kalinya lagu Undergirls mengalahkan Senbatsu mengingat member yang mengisi lagu ini hampir semuanya bukan orang asing seperti Kapten Shanju yang untuk pertama kalinya masuk Undergirls sebelum memutuskan lulus dari JKT48 begitu juga dengan Vanka yang menjadi Center dalam lagu ini sebagai videoklip terakhirnya begitu Eve, Melati, dan Zara yang tampil di film Keluarga Cemara ikut mengangkat lagu ini puncak. Fia dari Gen 4 memulai debutnya untuk videoklip JKT48 setelah sebelumnya belum pernah masuk sampai masuk untuk terakhir kalinya lewat Sweet & Beauty di tahun berikutnya.
14. Gingham Check (4.8 Juta) - 2014 Senbatsu
Lagu dimana Melody menjadi center untuk Gingham Check sedangkan Tata dari Gen 2 memulai debutnya di Senbatsu setelah debut di lagu Undergirls Malu-Malu Lollypop. Gingham Check merupakan single ke 6 JKT48 tahun 2014 dimana member JKT48 Gen 1 dan 2 masih mendominasi sebelum Gen 3 diperkenalkan di tahun tersebut.
13. Langit Biru Cinta Searah (5.1 Juta) - 2024 SPV
Lagu khusus bagi member yang memiliki suara vokal terbaik di JKT48 di SPV ini. Langit Biru Cinta Searah memperkenalkan member virtual JKT48 bernama Pia untuk ikut syuting videoklip bersama Freya, Lulu, Flora, Oniel, Eli, Ella dan Greesel yang memulai debutnya di SPV ini. Nantinya para member akan terlibat dalam soundtrack film Nyla bersama Laleimanino di tahun berikutnya.
12. Heavy Rotation (5.2 Juta) - 2011 Trainee
Lagu yang dirilis kembali di tahun 2020, padahal lagu ini sebenarnya sudah dirilis tahun 2011 setelah sebelumnya dihapus karena kualitas gambar pada tahun tersebut. Meskipun begitu lagu ini tetap populer di kalangan fans JKT48 dimana masih ada Melody, Nabilah, Shanju, Ve, dkk. Syuting dilakukan di Sekolah Pelita Harapan dan merupakan lagu satu-satunya Fahira di Videoklip tersebut.
11. Apa Kau Melihat Matahari Senja (5.8 Juta) - 2013 Senbatsu
Lagu Apa Kau Melihat Matahari Senja merupakan single ke- 2 JKT48 tahun 2013 dan hanya beranggotakan 10 member masing-masing 5 member Gen 1 terdiri dari Melody, Ve, Haruka, Shanju, Nabilah sedangkan 5 member Gen 2 yang baru menjadi member inti setelah terbentuknya Team K3 dimana Yupi, Rona, Vienny, Nat, dan Naomi masuk senbatsu lewat pilihan manajemen. Lagu Apa Kau Melihat Matahari Senja berirama riang dan tidak terlalu menuntut seperti River yang bertempo cepat di single pertamanya.
10. Dirimu Melody (5.9 Juta) - 2017 Senbatsu
Lagu perpisahan Melody setelah menyatakan lulus sebagai member setelah sebelumnya Nabilah mengundurkan diri setelah di lagu single sebelumnya Indahnya Senyum Manismu Dalam Mimpiku. Dirimu Melody sebenarnya bukan lagu tentang Melody karena ada lagu yang ada Melodynya maka dipilihlah lagu tersebut sebagai lagu kelulusan bagi ikon JKT48 tersebut. Dari member lagu Dirimu Melody hadir adik Melody, Frieska, dan Sonia setelah terakhir kali Senbatsu lewat Fortune Cookie yang Mencinta menjadi penutup tahun 2017 sebelum menjadi GM JKT48.
9. Magic Hour (6.2 Juta) - 2024 Senbatsu
Lagu yang bersetting di Sekolah ala Hogwarts ala Harry Potter. Magic Hour merupakan single orisinal JKT48 dimana Marsha dan Zee menjadi center di lagu ini. Dengan menggabungkan syuting film pendek dan videoklip bersamaan menjadikan Magic Hour merupakan salah satu lagu JKT48 terbaik dan versi Performancenya lebih tinggi dari videoklipnya. Magic Hour merupakan lagu terakhir bagi Zee dan Adel sebelum mengumumkan lulus dari JKT48 di tahun 2024.
8. Ponytail dan Shu-Shu (6.3 Juta) - 2023 Member Inti
Lagu JKT48 bagi semua member inti untuk pertama kalinya. Ponytail dan Shu-Shu merupakan lagu lawas JKT48 sebelum dibuat versi videoklip yang berlokasi di Labuan Bajo tahun 2023. Christy dan Zee menjadi center di lagu ini dan merupakan lagu terakhir bagi Sisca dari Gen 3 dan Jesslyn Gen 7 sebelum lulus dari JKT48, begitu juga dengan Chika dari Gen 7 dan Ashel dari Gen 9 yang mengumumkan lulus di tahun berikutnya.
7. Flying High (7.1 Juta) - 2022 Senbatsu
Lagu Berbahasa Inggris pertama kalinya bagi JKT48 setelah sebelumnya dirilis dengan bahasa Indonesia. Flying High merupakan lagu dengan member senbatsu paling sedikit 9 orang setelah sebelumnya dipegang oleh Apa Kau Melihat Matahari Senja. Zee dari Gen 7 menjadi center di lagu ini bersama Shani, Feni, Gracia dari Gen 3. Christy dan Chika dari Gen 7, Fiony dari Gen 8, dan Marsha dari Gen 9. Syuting dilakukan di Jepang mengingat Indonesia sedang memasuki masa-masa pemulihan pasca COVID. Flying High menjadi salah satu lagu terlaris dan merupakan lagu terakhir bagi member JKT48 Jinan dari Gen 4.
6. Sayonara Crawl (7.5 Juta) - 2023 Senbatsu
Lagu perpisahan bagi Shani Indira setelah mengumumkan lulus pada Summer Festival 2023. Dengan beranggotakan 12 member seperti Shani yang menjadi center di lagu Sayonara Crawl dengan member segenerasinya seperti Feni dan Gracia dari Gen 3, Gita dari Gen 6 setelah ditinggal Jinan. Zee, Christy, Eli dan Muthe dari Gen 7, Fiony dari Gen 8, serta Marsha, Kathrina, dan Indah dari Gen 9. Sayonara Crawl ditonton 7,5 juta mengalahkan Dirimu Melody dengan 5,9 Juta sebagai lagu perpisahan terbaik.
5. Benang Sari, Putik, dan Kupu-Kupu Malam (9.9 Juta) - 2023 SPV
Inilah lagu paling panas yang pernah dibawakan JKT48. Lagu Benang Sari, Putik, dan Kupu-Kupu Malam atau disebut Oshibe merupakan lagu videoklip paling berani yang pernah ada. Marsha menjadi center di lagu ini bersama member segenerasinya seperti Ashel dan Kathrina sedangkan Freya dan Muthe dari Gen 7. Lagu Benang Sari, Putik, dan Kupu Malam merupakan salah satu lagu SPV terbaik di New Era.
4. River (10 Juta) - 2013 Senbatsu
Lagu single pertama JKT48 yang masih membekas di kalangan fans sampai sekarang. River merupakan lagu JKT48 terbaik yang sering dibawakan dimana para member JKT48 Generasi awal membawakan semangat pada lagu ini. Haruka dan Aki yang merupakan member transfer dari AKB 48 juga turut serta dalam videoklip JKT48 di tahun 2013 serta melambungkan nama JKT48 di musik Indonesia.
3. Kebun Binatang Saat Hujan (13 Juta) - 2023 SPV
Lagu paling imut karena melibatkan anak-anak dalam pembuatan videoklip lagu ini. Kebun Binatang Saat Hujan versi new era melibatkan para pemeran binatang dimana Shani sebagai zookeeper juga turut berperan sebagai Gajah, Zee sebagai Singa, Freya sebagai Unta, Gita sebagai Penguin, Christy sebagai Jerapah, Adel sebagai Zebra, Marsha sebagai Panda, dan Ella sebagai Monyet memulai debutnya di SPV ini.
2. Fortune Cookie Yang Mencinta (15 Juta) - 2013 Senbatsu
Lagu paling sering dipakai sebagai Flashmob bagi Fans dan juga figuran di videoklip mengingat lagu ini dirilis bersamaan dengan versi Jepangnya pada tahun 2013. Fortune Cookie Yang Mencinta dirilis dengan videoklip dimana warga Jakarta menari Fortune Cookie dalam fenomena. Haruka menjadi center di lagu ini dimana Shanju dengan kibasan rambutnya Hey Hey Hey menjadi identik dengan lagu ini. Lagu Fortune Cookie menjadi debut bagi Ikha dan Della dari Gen 2 bersama Sonia Dari Gen 1 juga memulai debut Senbatsu pertamanya setelah menjadi member pengganti Nabilah di videoklip River.
1. Rapsodi (42 Juta) - 2020 Senbatsu
Lagu Single orisinal perdana setelah 8 tahun JKT48 menantikan single orisinal dari Indonesia karena sebelumnya merupakan versi translasi dari AKB48. JKT48 menggandeng Laleilmanino untuk menggarap Rapsodi dengan syuting versi pernikahan yang memukau. Shani menjadi center setelah menjadi pemenang Sousenkyo tahun 2019 setelah kalah pada tahun lalu. Rapsodi juga merupakan debut bagi Nadila dari Gen 2 setelah 7 tahun berkutat di Lagu Undergirls dan lagu terakhirnya, begitu juga dengan Amel dari Gen 6, Celine dari Gen 4, Diani dari Gen 5, serta Christy, Eli, dan trainee Vivi dari Gen 7 memulai debut di lagu Senbatsu perdana menjadikan Rapsodi sebagai lagu JKT48 paling banyak diputar di Spotify dan Youtube.
Comments
Post a Comment